Traditional Cooking of Indonesia. Empek-empek origin from South Sumatera. Talas plant (Colocasia esculenta) popular in Bogor, West Java.
Bahan :
600 gram talas kukus, dihaluskan
250 gram tepung kanji
400 gram daging ikan gabus segar
4 sendok teh gram
75 ml air es
Bahan Cuko :
250 gram gula merah, disisir halus
700 ml air
50 gram tongcai
3 sendok makan air jeruk nipis
50 gram ebi sangrai, dihaluskan
1 1/2 sendok makan cuka
Bumbu Halus :
2 buah cabai merah
5 buah cabai rawit
8 siung bawang putih
1 sendok teh gula pasir
Cara Membuat :
- Buat empek-empek (mpek-mpek) aduk bahan empek-empek lalu saring agar lembut.
- Bentuk lonjong lalu rebus dalam air mendidih hingga terapung. angat dan dinginkan setelah dingin goreng hingga berkulit.
- Buat cuko, rebus air dan gula merah sampai larut. Angkat lalu saring.
Masukkan bumbu halus, tongcai, air jeruk nipis dan ebi lalu didihkan.
Tambahkan cuka dan masak lagi sampai agak mengental. Sajikan empek-empek talas dengan kuah cuko.
Sumber :
Sedap Sekejap, 3/IV/2003







5 comments ↓
Kamu bener-bener bisa masak atau hanya bisa buat resep. Jika dicoba apa pasti jadi masakan enak?
@Imam : saya bisa masak dan punya resepnya. Beberapa resep masakan sudah pernah dicoba. Tapi yang lain belum dicoba. Kalau perempuan minangkabau ga bisa masak memalukan. Oh, ya saya lahir tahun 1970-an jadi pengharusan bisa masak masih ada. Tidak seperti anak sekarang ya .. tidak harus bisa masak.
Misalnya kalau ada komenternya artinya saya pernah coba. Kalau satay gadang, kuah bakso, empek-empek, kue sakura kan tidak ada komentarnya, itu saya sudah coba. Ada beberapa masakan yang tidak saya komenterin juga tapi lupa yang mana ya …
Di About me, sudah diterangkan apa tujuan saya membuat website ini, untuk mengarsipkan semua resep masakan yang saya punya, baik belum dicoba atau tidak.
Kalau tidak enak, coba komplain ke majalah yang saya cantumkan dibawah setiap resep.
Ada resep kue sakura yang saya kasih ke orang, katanya orangnya ga bisa buatnya, padahal sudah persis seperti resepnya. Tapi saya tidak merubah apapun diresep kue sakura. Jadi tinggal kejelian kita untuk memahami resep tersebut.
mbak aku tertarik masakan apa saja yang menunya dari ikan termasuk EMPEK EMPEK.Tapi aku coba membuatnya
kok keras ya macam gigi ini gak mau ngunyah,agak alot gitu.Dibilang tua gigiku masih utuh ,jadi apanya yang kurang ya? Maturnuwun.
Saya pernah coba resep mpek-mpek keluaran tabloid nova, bagus kok, ga alot tapi saya bermasalah sama ikannya. Mungkin ikannya ga bagus kali ya. Juga soal cincang ikannya, masih terasa daging ikannya. Berarti harus digiling dengan alat khusus.
Mungkin tepung kanjinya kebanyakan ? Di resep nova itu pake istilah 1 gelas.
http://www.auliahazza.com/2007/04/30/mpek-mpek-dari-palembang/
1 gelas inilah yang rancu. Kan 1 gelas bisa gede dan bisa kecil. Kalau orang tua zaman dulu ngerti 1 gelas itu artinya gelas belimbing, alias ukuran sedang. Saat membuat empek-empek itu, gelas sedang yang ditunjukin.
Masakan tradisional Indonesia itu memang susah, saya harus coba beberapa kali baru dianggap sukses.
Coba aja lagi dengan resep empek-empek yang dicantumkan orang lain …
emang enak apa empek empeknya? saya kok kurang yakin, karena kok pake daun talsa. idak gatelya?
Leave a Comment