Sanga Cabek Salai Baong

Original Cooking from Kutai, Balikpapan, East Borneo (Kalimantan)

Abon ikan cara Benakutai

Bahan :
1 kg ikan baong
250 ml air, untuk merebus
1 sdt garam, 4 g (secukupnya)
300 ml minyak goreng, untuk menggoreng
5 g bawang merah
15 g bawang putih
1 sdt garam, 4 g (secukupnya)
3 sdm air asam, 30 ml
10 g gula merah
4 g terasi bakar
1 nanas, 300 g, dipotong-potong serasi, untuk hiasan

Membuatnya :
Bersihkan bahan-bahan yang perlu dibersihkan. Ikan dipotong-potong serasi. Rebus dengan garam hingga 3/4 matang. Angkat dan tiriskan. Setelah dingin disuir-suir dan goreng hingga berwarna kecokelatan. Angkat dan tiriskan.

Bawang merah, bawang putih dan cabai merah dipotong-potong halus. Tumis hingga harum dengan 3 sdm minyak sisa menggoreng ikan, masukkan ikan goreng. Bumbui dengan garam, air asam, gula merah, dan terasi. Teruskan menumis sejenak, masukkan ikan goreng, aduk hingga tercampur rata. Hidangkan dengan hiasan potongan nanas.

Untuk 4 porsi

Source : Selera Magazine, September 1994

—————
Ikan Baong :
Ikan baong adalah nama daerah dari salah satu jenis ikan darat di Kalimantan Timur. Menurut Lembaga Biologi Nasional, ikan yang bersungut tersebut bernama tageh dengan nama ilmiah Macrones nigriceps cuvier. Di Jawa disebut ririgi, singaringan (Sunda), dan beringit atau garingan (Sumatera).

Ikan baong tersebar luas, mulai dari Thailand, Filipina dan Indonesia. Di Indonesia banyak terdapat di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Maluku. Tetapi anehnya ikan baong lebih terkenal sebagai ikan pribumi bumi Kutai. Mungkin di daerah lain populasi ikan baong semangkin terdesak dengan perkembangan industri hingga sulit di pasaran. Kalau ada, bukan dalam bentuk segar melainkan sudah berupa ikan asap.

Secara morfologis bentuk ikan baong adalah panjang dan agak pipih serta tidak bersisik. Badannya berwarna kehitam-hitaman, mempunyai sirip lemak yang berdampingan dengan sirip punggung, memanjang sampai mendekati ekor. Panjang badannya dapat mencapai kurang lebih 35 cm.

Ikan baong hidup di perairan tawar, terutama di sungai, dan lebih menyukai bagian aliran air yang tenang. Makanannya berbagai jenis organisme air seperti udang kecil, serangan air, rumput, dan makhluk kecil lainnya.

5 comments ↓

#1 fadhilatul muharram on 06.07.09 at 4:37 am

great web. hehehh… btw, i think your english is better than me. then you wait the next posting of english lesson in my blog. great respect. :mrgreen:

thx for visiting my blog… ;)

#2 auliahazza on 06.08.09 at 7:27 am

@fadhil : suer ga jago bhs inggris kok :D. next my english …. hehehehe google translate :D :D

#3 polar on 06.09.09 at 12:16 am

kira kira itu enak ndak???

#4 auliahazza on 06.12.09 at 9:51 pm

@polar : kata orang sono enak hehehe

#5 Investasi on 06.19.09 at 10:25 pm

makasih ya kelihatannya enak tuh ok aku suruh bokin coba nih

Leave a Comment