Entries Tagged 'Egg' ↓
September 15th, 2009 — Cake, Egg, Fruit
Untuk 12 potong
Bahan :
6 butir telur
125 gram gula pasir
100 gram tepung terigu
20 gram maizena
75 ml santan kental (1 kelapa)
50 ml minyak
2 sendok makan air daun suji kental
1/2 sendok teh garam
1 buah kelapa muda, dikeruk
50 gram tape ketan hitam, ditiriskan
Cara membuat :
Kocok telur bersama gula pasir sampai mengembang. Tambahkan ayakan tepung terigu dan maizena sambil diaduk rata.
Tuangkan santan yang telah dicampur dengan minyak. Aduk rata. Bagi dua adonan. Satu bagian diberi air daun suji. Aduk rata.
Siapkan cetakan loaf. Olesi minyak dan alasi kertas. Tuang adonan hijau. Masukkan kelapa muda. Kukus selama 10 menit. Tuang adonan putih di atasnya. Masukkan ketan hitam. Kukus kembali.
Sumber : Menu Ramadhan Episode 29, Sedap Sekejap
May 10th, 2009 — East Kalimantan, Egg, Fruit, Snack
Original Cooking from Kutai, Balikpapan, East Borneo (Kalimantan)
Bahan :
8 pisang sanggar (kepok)
100 ml santan kental
2 telur ayam, 100 g
50 g tepung terigu, diayak
3 g garam (secukupnya)
1 sdt esens pisang
25 ml gula merah cair
1 sdm margarin atau mentega, 20 g untuk mengoles
200 ml minyak goreng, untuk menggoreng.
Membuatnya :
Bersihkan dan cuci bahan-bahan yang memerlukan perlakuan demikian. Masukkan pisang kepok ke dalam pemadu (blender), tambahkan santan, telur ayam, tepung terigu, garam, esens pisang, dan cairan gula merah, haluskan.
Ambillah pinggan tahan panas, olesi dengan margarin atau mentega. Tuangkan jeladren tahap 2. Kukus hingga matang, angkat dan dinginkan.
Setelah dingin dipotong-potong serasi. Goreng hingga berwarna kecokelatan. Angkat dan tiriskan.
Untuk 6 porsi
Sumber : Selera Magazine, September 1994
April 24th, 2009 — Egg, Meat, North Sulawesi, Vegetables
Original Cooking from Manado, North Sulawesi, Indonesia
Bahan-bahan :
500 g daging filet sapi
1 sdt garam, 4 g (secukupnya)
1 sdt bubuk merica, 3 g (secukupnya)
1 sdt bubuk pala, 3 g
5 buah cengkih utuh
1 telur ayam, 50 g, dikocok lepas
2 sdm margarin atau mentega, 40 g, untuk menggoreng
Kroket Ubi :
2 ubi jalar merah, 400 g, direbus
3 siung bawang putih, 15 g, dihaluskan
1/2 sdt garam (secukupnya)
1/2 sdt bubuk merica (secukupnya)
1/2 sdt bubuk pala
1 kuning telur ayam, 20 g
100 g tepung roti
1 putih telur ayam, 30 g
200 ml minyak goreng, untuk menggoreng
Stup Wortel :
2 wortel, 250 g
sebatang perai, 25 cm
100 ml air
150 g jagung manis (dibeli siap)
1/2 sdt garam (secukupnya
1/2 sdt bubuk merica (secukupnya)
1/2 sdm margarin atau mentega, 10 g
Membuatnya :
- Bersihkan bahan-bahan yang perlu dibersihkan.
- Daging filet sapi dipotong-potong tipis. Lumuri dengan garam, bubuk merica, bubuk pala, cengkih utuh, dan telur ayam. Biarkan hingga bumbu meresap.
- Buatlah kroket ubi : ubi dihaluskan selagi masih panas. Bumbui dengan bawang putih, garam, bubuk merica, bubuk pala, dan tambahkan kuning telur ayam. Aduk hingga tercampur rata.
- Ambillah setiap kali 1 sdm campuran tahap 3, bentuk bulat pipih. Lumuri dengan tepung roti dan celupkan ke dalam putih telur secara bergantian. Goreng hingga matang dan berwarna kecokelatan.
- Buatlah stup wortel : wortel dipotong-potong dadu. Perai dipotong halus. Didihkan air masukkan wortel dan perai, jagung manis. Bumbui dengan garam, bubuk merica dan margarin atau mentega. Teruskan memasak sejenak.
- Gorenglah daging filet tahap 2 hingga matang dan berwarna kecoklatan. Hidangkan dengan kroket ubi, dan stup wortel.
Untuk 4 porsi
Source : Selera Magazine, Maret 1994
April 22nd, 2009 — Central Java, Chicken, Egg, Fruit
Original Cooking from Central Java, Indonesia
A savoury porridge for breakfast or supper
Ingredients :
200 g chicken meat
4 shallots, 40 g
2 cloves garlic, 10 g
1 Tbs dried shrimp, cleaned
2 Tbs cooking oil, 20 ml, for stir frying
300 ml medium thick coconut milk
150 g freshly ground rice flour
1/2 tsp salt (or to taste)
1 red tomato, 100 g, cut in 4
2 boiled eggs, 100 g, cut in half
2 Tbs diced celery leaves
2 Tbs crisply fried shallot slices
sambal bajak
Method :
- Cut chicken meat in cubes. Make shallots, garlic, and dried shrimp into a paste.
- Stir fry ingredients of Step 1 and add chicken meat and continue frying until aromatic.
- Mix coconut milk with rice flour, salt and stir fried ingredients of Step 2. Let come to a boil on moderate flame whilst stirring to prevent rice from sticking on the bottom of pan. Continue cooking until porridge becomes thick.
- Serve porridge with tomato parts, half boiled eggs and top with diced celery leaves, crisply fried shallot slices, and sambal bajak.
Note :
4 servings
Rice flour is also available in sachets at supermarkets or markets
Source : Selera Magazine, Maret 1994
April 4th, 2009 — Egg, Pudding
Puding yang susah, harus pakai 2 orang dan kecepatan agar agar-agarnya tidak cepat beku tapi hasilnya mantab …
Apalagi kalau dimakan dengan saus/vla coklat.
Untuk 20 potong
Bahan Cokelat :
1 bungkus agar-agar
100 gram gula pasir
350 ml santan (1 butir kelapa)
25 gram cokelat bubuk
3 putih telur, kocok kaku
Bahan Putih :
1 bungkus agar-agar
100 gram gula pasir
300 ml santan (1 butir kelapa)
4 putih telur, kocok kaku
Cara Membuat :
- Masak agar-agar bersama gula pasir, cokelat bubuk, santan, dan sedikit garam sambil diaduk hingga mendidih.
- Tuang ke dalam kocokan putih telur sedikit demi sedikit sambil diaduk rata.
- Lakukan hal yang sama pada adonan putih. Lebih baik bila adonan putih dikerjakan bersamaan.
- Siapkan cetakan bulat garis tengah 18 cm. Tuang dua sendok sayur adonan cokelat lalu di titik yang sama tuang adonan putih. Tuang kembali adonan cokelat juga di titik yang sama. Tuang lagi adonan putih di titik yang sama.
- Tuang lagi adonan putih di titik yang sama. Begitu seterusnya bergantian sampai adonan habis. Biarkan membeku.
Sumber : Menu Ramadhan Epsiode 9, Sedap Sekejap
March 23rd, 2009 — Chicken, Egg, Fish, West Borneo
Original Cooking from Singkawang, West Borneo (Kalimantan), Indonesia
Bahan :
400 g daging ayam
150 g udang tanpa kulit
1/2 sdt garam (secukupnya)
1/2 sdt bubuk mercia (secukupnya)
100 g tepung terigu, diayak
2 kuning telur ayam, 40 g
100 g tepung roti
300 ml minyak goreng, untuk menggoreng
Continue reading →
March 10th, 2009 — Central Java, Egg, Fish, Tahu, Vegetables
Original Cooking from Blora, Central Java, Indonesia
Bahan :
400 gram tahu goreng, dipotong 3 x 3 cm
100 gram kol, diiris halus
50 gram taoge pendek, diseduh
2 sendok makan kucai, dipotong 1 cm
2 sendok makan bawang goreng
Bahan gimbal :
2 butir telur, dikocok lepas
150 gram udang, buang kepalanya
50 gram kucai, dipotong 2 cm
300 ml air
250 gram terigu
2 siung bawang putih
1/4 sendok teh merica
1 sendok teh garam
Bahan saus :
100 gram kacang goreng, dihaluskan
20 buah cabai rawit goreng, dihaluskan
10 siung bawang putih goreng, dihaluskan
5 sendok makan petis
3 sendok makan kecap manis
250 ml air matang panas
4 sendok makan air asam jawa
Cara membuat :
Campur semua bahan gimbal lalu goreng dengan wajan dadar kecil atau dicetak dengan sendok sayur sampai matang.
Campur semua bahan saus, aduk rata.
Tata tahu, kol, taoge, gimbal yang dipotong-potong lalu siram dengan saus.
Sajikan dengan taburan kucai dan bawang goreng.
Untuk 6 porsi
Sumber : Sedap Sekejap, 4/IV/2003
March 4th, 2009 — Central Java, Egg
Original Cooking from Blora, Central Java, Indonesia
Bahan :
10 butir telur ayam kampung, direbus
500 ml santan dari 1 butir kelapa
100 gram temu kunci, diiris halus lalu diremas-remas
5 sendok makan petis banyar/petis ikan
3 sendok makan minyak goreng
3 lembar daun salam
5 cm lengkuas, dimemarkan
5 lembar daun jeruk
20 buah cabai rawit merah/lombok jempling
Bumbu iris :
10 butir bawang merah, diiris halus
5 siung bawang putih, diiris halus
Cara membuat :
Tumis bumbu iris sampai layu. Tambahkan daun salam, lengkuas, dan daun jeruk.
Tuang santan dan petis lalu didihkan. Setelah itu masukkan telur rebus dan cabai merah/lombok jempling sambil diaduk hingga matang.
Untuk 10 porsi
Sumber : Sedap Sekejap, 4/IV/2003
February 27th, 2009 — Chicken, China, Egg, Fish, Vegetables
Original Cooking from Sedap Sekejap, Edition Menu Ramadhan Episode 3
Dari dulu ingin mencoba resep di bawah ini, biasa dari Sedap Sekejap edisi televisi. Pangsitnya menggoda jiwa. Sayang, tidak menggunakan udang karena salah satu anggota keluarga ada yang alergi udang. Padahal saya suka banget sama udang
Setelah dicoba seluruh anggota keluarga, katanya mantap. Ipar bilang seperti di GM atau restaurant Cina dan daging ayamnya juga begitu. Duh, saya belum pernah makan di GM 
Soal daging ayam, saya tidak merasa ada daging ayam. Kalau sebagai teman mie pangsit mantap, sekali lagi kata Ipar.
Untuk kecap ikan, saya tambahkan beberapa tetes. Yang paling bingung membungkusnya, ya asal aja deh. Ingatnya masakan jepang yang dikukus. Kita makannya ditambahkan sambel botolan
Berikut resepnya
Bahan :
15 lembar kulit pangsit
Isi :
100 gram ayam giling
50 gram udang giling
1 sendok makan kanji
1 putih telur
1 sendok makan wijen
Garam dan merica secukup
15 butir telur puyuh rebus
Kuah :
4 siung bawang putih, goreng utuh lalu tumbuk halus
1.500 ml kaldu ayam/daging
1 sendok teh kecap ikan
1 sendok teh minyak wijen
1 1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh merica
30 gram sawi, dipotong-potong, rebus sebentar
Cara Membuat :
- Rebus bahan kuah kecuali sawi sampai mendidih.
- Campur adonan isi lalu bungkus dengan kulit pangsit. Seliptkan telur puyuh ditengahnya. Rebus sampai matang. Masukkan dalam kuah panas.
- Sajikan pangsit bersama irisan sayuran dan taburan bawang merah.
Untuk 6 porsi
February 18th, 2009 — Egg, Rice, South Borneo
Original Cooking from Banjarmasin, South Borneo, Indonesia
Bahan :
750 gram beras
1 liter santan encer dari 1 butir kelapa
3 sendok teh garam
4 lembar daun salam
200 ml santan dari 1/2 butir kelapa
daun pisang
Pelengkap :
telur pindang
sambal bajak
Cara Membuat :
- Kukus beras hingga setengah matang. Sementara itu rebus santan, daun salam, dan garam sambil diaduk hingga mendidih.
- Angkat santan dari api. Panas-panas masukkan beras yang dikukus. Aduk hingga santan terserap.
- Ambil selembar daun pisang, masukkan 3 sendok makan aronan lalu siram dengan 2 sendok makan santan kental.
- Bungkus tum atau bungkus gado-gado. Kukus selama 30 menit.
- Sajikan hangat dengan pelengkap.
Untuk 20 porsi
Source : Sedap Sekejap, 6/III/2002