Entries Tagged 'Fish' ↓

Gurame Goreng Saus Sayuran

Bahan :
1 ekor gurame (600 gram), sayat dagingnya
1 sendok makan jeruk nipis
1 1/2 sendok makan kecap ikan
1 butir telur
200 gram tepung terigu
25 gram maizena

Saus sayuran :
2 siung bawang putih, cincang halus
1 buah bawang bombay, potong korek api
2 buah wortel, potong korek api
100 gram rebung, potong korek api
100 gram buncis, potong korek api
2 sendok makan saus tomat
1/2 sendok makan kecap ikan
1 sendok makan saus tiram
1 sendok makan saus sambal
1 sendok teh garam
1 sendok teh merica
400 ml kaldu
1 sendok makan maizen, larutkan dalam 25 ml air

Cara membuat :
Potong-potong fillet ikan lalu rendam dalam kecap ikan dan air jeruk selama 1 jam. Rendam juga kepala ikan dalam rendaman yang sama.

Lumuri kepala ikan dan tulangnya dalam campuran tepung terigu dan kanji. Goreng sampai kering. Angkat. Letakkan di atas piring oval

Gulingkan ikan di atas campuran tepung lalu goreng sampai matang.

Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum. Masukkan wortel, rebung, dan buncis. Aduk sampai setengah matang. Tambahkan saus tomat, kecap ikan, saus tirm, saus sambal, garam, dan merica. Aduk sampai seluruh sayuran terbalut bumbu.

Tuangkan kaldu. Masak sampai kaldu mendidih lalu tambahkan larutan maizena. Aduk sebentar lalu angkat.

Tuang saus sayuran di atas ikan. Sajkan panas.

Untuk 5 porsi
Sumber : Menu Ramadhan Episode 19. Sedap Sekejap.

Sambal Teri Tapanuli

Original Cooking from Tapanuli, North Sumatra, Indonesia

Bahan :
500 g teri jengki segar
400 ml minyak goreng, untuk menggoreng
4 bawang merah, 40 g
3 cabai merah, 30 g
1 tomat, 100 g
sebatang serai, 15 cm dimemarkan
1 sdt garam, 4 g

Membuatnya :
Bersihkan dan cuci bahan-bahan yang memerlukan perlakuan demikian.

Ikan teri dibuang kepala. Goreng hingga matang dan renyah. Angkat dan tiriskan.

Haluskan bawang merah, cabai merah, dan tomat. Tumis dengan 3 sdm minyak sisa menggoreng ikan teri bersama serai hingga harum. Tambahkan ikan goreng dan bumbui dengan garam. Teruskan memasak sejenak.

Catatan :
Cukup untuk 6 porsi. Lama pembuatan kurang lebih 25 menit

Sumber : Selera, Oktober 1994

Sanga Cabek Salai Baong

Original Cooking from Kutai, Balikpapan, East Borneo (Kalimantan)

Abon ikan cara Benakutai

Bahan :
1 kg ikan baong
250 ml air, untuk merebus
1 sdt garam, 4 g (secukupnya)
300 ml minyak goreng, untuk menggoreng
5 g bawang merah
15 g bawang putih
1 sdt garam, 4 g (secukupnya)
3 sdm air asam, 30 ml
10 g gula merah
4 g terasi bakar
1 nanas, 300 g, dipotong-potong serasi, untuk hiasan

Membuatnya :
Bersihkan bahan-bahan yang perlu dibersihkan. Ikan dipotong-potong serasi. Rebus dengan garam hingga 3/4 matang. Angkat dan tiriskan. Setelah dingin disuir-suir dan goreng hingga berwarna kecokelatan. Angkat dan tiriskan.

Bawang merah, bawang putih dan cabai merah dipotong-potong halus. Tumis hingga harum dengan 3 sdm minyak sisa menggoreng ikan, masukkan ikan goreng. Bumbui dengan garam, air asam, gula merah, dan terasi. Teruskan menumis sejenak, masukkan ikan goreng, aduk hingga tercampur rata. Hidangkan dengan hiasan potongan nanas.

Untuk 4 porsi

Source : Selera Magazine, September 1994

—————
Ikan Baong :
Ikan baong adalah nama daerah dari salah satu jenis ikan darat di Kalimantan Timur. Menurut Lembaga Biologi Nasional, ikan yang bersungut tersebut bernama tageh dengan nama ilmiah Macrones nigriceps cuvier. Di Jawa disebut ririgi, singaringan (Sunda), dan beringit atau garingan (Sumatera).

Ikan baong tersebar luas, mulai dari Thailand, Filipina dan Indonesia. Di Indonesia banyak terdapat di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Maluku. Tetapi anehnya ikan baong lebih terkenal sebagai ikan pribumi bumi Kutai. Mungkin di daerah lain populasi ikan baong semangkin terdesak dengan perkembangan industri hingga sulit di pasaran. Kalau ada, bukan dalam bentuk segar melainkan sudah berupa ikan asap.

Secara morfologis bentuk ikan baong adalah panjang dan agak pipih serta tidak bersisik. Badannya berwarna kehitam-hitaman, mempunyai sirip lemak yang berdampingan dengan sirip punggung, memanjang sampai mendekati ekor. Panjang badannya dapat mencapai kurang lebih 35 cm.

Ikan baong hidup di perairan tawar, terutama di sungai, dan lebih menyukai bagian aliran air yang tenang. Makanannya berbagai jenis organisme air seperti udang kecil, serangan air, rumput, dan makhluk kecil lainnya.

Sambal Terong Asam

Original Cooking from Balikpapan, East Borneo (Kalimantan), Indonesia

Terong asam dari Kalimantan memberi rasa khas pada sambal ini

Bahan-bahan :
100 g udang windu, dibakar
75 g terung asam
15 g bawang merah
10 g bawang putih
sejumput garam
10 g gula merah
5 g terasi bakar

Membuat :
Bersihkan dan cuci bahan-bahan yang memerlukan perlakuan demikian. Udang windu bakar dipotong-potong 1/2 cm. Terung asam dipotong-potong halus. Haluskan bawang merah, bawang putih, garam, gula merah, dan terasi. Campurkan dengan udang dan terung asam, aduk rata.

Untuk 4 porsi.

Sumber : Selera, September 1994

Pais Ikan Patin

Original Cooking from Balikpapan, East Borneo (Kalimantan), Indonesia

Bahan-bahan
1 kg ikan patin
15 g bawang merah
10 g bawang putih
5 g kemiri
5 g kunyit
1 sdt garam, 4 g (secukupnya)
1 sdt bubuk merica, 3 g (secukupnya)
20 g cabai merah, buang biji, potong halus
4 tomat merah, 400 g, potong serasi
20 g belimbing sayur, dipotong serasi
daun pisang secukupnya, untuk membungkus

Membuatnya :
Bersihkan dan cuci bahan-bahan yang perlu dicuci. Ikan patin dipotong-potong serasi. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, garam, dan bubuk merica. Lumurkan pada potongan ikan patin. Ambillah daun pisang dan letakkan ikan patin berbumbu, tambahkan cabai merah, tomat dan belimbing sayur. Bungkus baik-baik dan kukus hingga matang. Panggang sejenak

Untuk 4 porsi

Sumber : Selera, September 1994

Nasi Petai Cililin

Original Cooking from Bandung, West Java, Indonesia

Bahan-bahan :
200 g udang segar, dibuang kulit
2 siung bawang putih, 10 g
2 cabai merah, 20 g
1 sdt terasi goreng, 5 g
1 sdt garam, 4 g (secukupnya)
3 sdm minyak goreng, 30 ml, untuk menumis
5 bakso sapi, 50 g, dipotong tipis
2 telur ayam, 100 g, dikocok lepas
400 g nasi putih
100 g petai muda tanpa kulit
sebatang perai, 25 cm, dipotong halus
2 sdm kecap manis, 20 ml

Membuatnya :

  • Bersihkan dan cuci bahan-bahan yang memerlukan perlakuan demikian.
  • 100 g udang dihaluskan dengan bawah putih, cabai merah, terasi, dan garam. Tumis hingga harum, masukkan sisa udang dan bakso. Teruskan menumis hingga matang, sisihkan ke tepi wajan. Masukkan telur ayam, dan aduk-aduk hingga matang, jika sudah matang, jadikan satu dengan tumisan udang.
  • Masukkan nasi, petai, perai, dan kecap manis. Teruskan menumis hingga semua bahan matang.

Untuk 2 porsi

Source : September 1994 from Selera Magazine

Sayur Labu Siam

Original Cooking from Central Java and East Java, Indonesia

Gurih, pedas, teman makan ketupat di hari lebaran

Bahan :
2 labu siam, 600 g
350 g kacang panjang
300 g tempe
8 bawang merah, 80 g
4 siung bawang putih, 20 g
5 cabai merah, 50 g
4 kemiri, 20 g
sekerat lengkuas, 10 g
sekerat jahe, 10 g
1 liter santan kental
3 lembar daun salam
2 batang serai, sebatangnya, 25 cm, dimemarkan
200 g udang sedang tanpa kulit
1 sdt garam, 4 g (secukupnya)
1 sdt gula pasir, 5 g

Membuat :

  • Bersihkan dan cuci bahan-bahan yang memerlukan perlakuan demikian.
  • Labu siam dipotong-potong sebesar batang korek api. Kacang panjang dipotong-potong sepanjang 3 cm. Tempe dipotong-potong dadu.
  • Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah, kemiri, lengkuas, dan jahe. Campurkan dengan santan, daun salam, dan serai. Didihkan.
  • Masukkan labu siam, kacang panjang, tempe, dan udang. Bumbui dengan garam dan gula pasir. Teruskan memasak hingga semua bahan matang.

Untuk 10 porsi

Source : Selera Magazine, Maret 1994

Sambal Belimbing Wuluh

Bahan :
3 butir kemiri
6 buah cabai merah
4 buah cabai rawit
1 buah tomat
1 1/2 sendok teh garam
1 sendok teh terasi bakar
10 buah belimbing wuluh, dipotong tipis bulat
10 tangkai daun kemangi, diambil daunnya

Cara membuat :
Sangrai atau bakar kemiri, cabai merah, cabai rawit, dan tomat hingga harum.
Haluskan, lalu masukkan garam, dan terasi.
Tambahkan irisan belimbing wuluh, tekan-tekan agar airnya keluar.
Taburkan daun kemangi aduk lalu sajikan.

Untuk 4 porsi

Sumber : Sedap Sekejap, Khusus Pemula, 11/III/03

Ayam Nanking

Original Cooking from Singkawang, West Borneo (Kalimantan), Indonesia

Bahan :
400 g daging ayam
150 g udang tanpa kulit
1/2 sdt garam (secukupnya)
1/2 sdt bubuk mercia (secukupnya)
100 g tepung terigu, diayak
2 kuning telur ayam, 40 g
100 g tepung roti
300 ml minyak goreng, untuk menggoreng

Continue reading →

Satai Ruan

Original Cooking from Jambi, Indonesia

Bahan :
400 g filet ikan kakap
150 ml santan kental
sekerat kunyit, 5 g
sebatang serai, 15 cm, dipotong halus
1 sdm bawang merah goreng
2 sdt bawang putih goreng
2 sdt bubuk ketumbar, 10 g
1 sdt bubuk jintan, 3 g
1 sdt garam 4 g (secukupnya)
2 telur ayam, 100 g, dikocok lepas
daun pisang secukupnya
tusuk santai secukupnya

Acar :
5 cabai rawit merah
1 tomat merah, 100 g
1 mentimun, 150 g
2 sdm perahan jeruk nipis, 20 ml
1 sdt gula pasir, 5 g
sejumput garam

Membuatnya :

  • Bersihkan dan cuci bahan-bahan yang memerlukan perlakuan demikian.
  • Masukkan filet ikan kakap ke dalam pemadu (blender), tuangkan santan, tambahkan kunyit, serai, bawang goreng, bawang putih goreng, bubuk ketumbar, jintan dan garam. Haluskan, campurkan dengan telur ayam, aduk rata.
  • Ambillah setiap kali selembar daun pisang letakkan 2 sdm ikan berbumbu, bungkus berbentuk lemper dan kedua ujungnya disemat dengan biting. Kukus hingga matang.
  • Selesai mengukus, tusukkan tusukan satai ke dalam bungkusan ikan dan bakar di atas hingga kecokelatan.
  • Cabai rawit, tomat dan mentimun dipotong-potong serasi. Tambahkan perahan jeruk nipis, gula pasir dan garam aduk rata.
  • Hidangkan dengan satai ruan. Hiasi denga potongan cabai hijau.

Untuk 40 porsi

Sumber : Selera, Juni 1994