Entries Tagged 'Fruit' ↓

Bolu Kurma Aroma Jeruk

Untuk 15 potong
Sumber : Menu Ramadhan Episode 22, Sedap Sekejap

Bahan :
225 gram margarin
125 gram gula pasir
25 gram bubuk jeruk (siap pakai)
parutan kulit jeruk lemon (dari 1 buah)
7 kuning telur
4 putih telur, kocok kaku
120 gram tepung terigu
20 gram maizena
100 gram kurma, potong kotak

Cara membuatnya :
Kocok margarin bersama gula pasir sampai lembut lalu tambahkan bubuk jeruk dan parutan kulit jeruk, kocok kembali.
Masukkan kuning telur satu per satu sambil dikocok rata. Masukkan ayakan tepung terigu dan maizena. Aduk rata.
Tuangkan kocokan putih telur sedikit demi sedikit sambil diaduk ringan-ringan saja.
Tambahkan kurma. Aduk rata.
Tuang adonan dalam cetakan loaf yang telah diolesi margarin dan dialasi kertas. Oven sampai matang.

Cake Kukus Lapis Panda

Untuk 12 potong

Bahan :
6 butir telur
125 gram gula pasir
100 gram tepung terigu
20 gram maizena
75 ml santan kental (1 kelapa)
50 ml minyak
2 sendok makan air daun suji kental
1/2 sendok teh garam
1 buah kelapa muda, dikeruk
50 gram tape ketan hitam, ditiriskan

Cara membuat :
Kocok telur bersama gula pasir sampai mengembang. Tambahkan ayakan tepung terigu dan maizena sambil diaduk rata.
Tuangkan santan yang telah dicampur dengan minyak. Aduk rata. Bagi dua adonan. Satu bagian diberi air daun suji. Aduk rata.
Siapkan cetakan loaf. Olesi minyak dan alasi kertas. Tuang adonan hijau. Masukkan kelapa muda. Kukus selama 10 menit. Tuang adonan putih di atasnya. Masukkan ketan hitam. Kukus kembali.

Sumber : Menu Ramadhan Episode 29, Sedap Sekejap

Jojorang Pisang

Lapisan I :
250 gram tepung beras
500 ml santan (1 butir kelapa)
20 lembar daun saji
4 lembar daun pandan
1 sendok makan air
500 ml santan (1 butir kelapa)
40 gram tepung kanji
250 gram gula merah, serut kasar
2 buah pisang tanduk manis, kukus, potong 1 cm

Lapisan II :
600 ml santan kental
60 gram tepung beras
1/2 sendok teh garam

Cara membuat :
Masak tepung beras bersama santan sampai meletup-letup. Angkat.
Tumbuk daun suji dna pandan sampai halus. Tambahkan air lalu peras. Campur 500 ml santan dengan air daun suji. Rebus sampai mendidih.
Masukkan campuran tepung dengan santan. Aduk rata. Tambahkan tepung kanji. Aduk kembali.
Siapkan takir. Letakkan dua helai daun pandan. Tambahkan 2 sendok teh gula merah. Masukkan adonan hijau sampai 2/3 tangkir. Letakkan pisang di atasnya. Kukus sampai matang. Campur adonan II lalu tuang di atas lapisan hijau. Kukus kembali sampai matang.

Untuk 20 buah

Sumber : Menu Ramadhan Sedap Sekejap, episode 20

Sambal Teri Tapanuli

Original Cooking from Tapanuli, North Sumatra, Indonesia

Bahan :
500 g teri jengki segar
400 ml minyak goreng, untuk menggoreng
4 bawang merah, 40 g
3 cabai merah, 30 g
1 tomat, 100 g
sebatang serai, 15 cm dimemarkan
1 sdt garam, 4 g

Membuatnya :
Bersihkan dan cuci bahan-bahan yang memerlukan perlakuan demikian.

Ikan teri dibuang kepala. Goreng hingga matang dan renyah. Angkat dan tiriskan.

Haluskan bawang merah, cabai merah, dan tomat. Tumis dengan 3 sdm minyak sisa menggoreng ikan teri bersama serai hingga harum. Tambahkan ikan goreng dan bumbui dengan garam. Teruskan memasak sejenak.

Catatan :
Cukup untuk 6 porsi. Lama pembuatan kurang lebih 25 menit

Sumber : Selera, Oktober 1994

Sanga Cabek Salai Baong

Original Cooking from Kutai, Balikpapan, East Borneo (Kalimantan)

Abon ikan cara Benakutai

Bahan :
1 kg ikan baong
250 ml air, untuk merebus
1 sdt garam, 4 g (secukupnya)
300 ml minyak goreng, untuk menggoreng
5 g bawang merah
15 g bawang putih
1 sdt garam, 4 g (secukupnya)
3 sdm air asam, 30 ml
10 g gula merah
4 g terasi bakar
1 nanas, 300 g, dipotong-potong serasi, untuk hiasan

Membuatnya :
Bersihkan bahan-bahan yang perlu dibersihkan. Ikan dipotong-potong serasi. Rebus dengan garam hingga 3/4 matang. Angkat dan tiriskan. Setelah dingin disuir-suir dan goreng hingga berwarna kecokelatan. Angkat dan tiriskan.

Bawang merah, bawang putih dan cabai merah dipotong-potong halus. Tumis hingga harum dengan 3 sdm minyak sisa menggoreng ikan, masukkan ikan goreng. Bumbui dengan garam, air asam, gula merah, dan terasi. Teruskan menumis sejenak, masukkan ikan goreng, aduk hingga tercampur rata. Hidangkan dengan hiasan potongan nanas.

Untuk 4 porsi

Source : Selera Magazine, September 1994

—————
Ikan Baong :
Ikan baong adalah nama daerah dari salah satu jenis ikan darat di Kalimantan Timur. Menurut Lembaga Biologi Nasional, ikan yang bersungut tersebut bernama tageh dengan nama ilmiah Macrones nigriceps cuvier. Di Jawa disebut ririgi, singaringan (Sunda), dan beringit atau garingan (Sumatera).

Ikan baong tersebar luas, mulai dari Thailand, Filipina dan Indonesia. Di Indonesia banyak terdapat di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Maluku. Tetapi anehnya ikan baong lebih terkenal sebagai ikan pribumi bumi Kutai. Mungkin di daerah lain populasi ikan baong semangkin terdesak dengan perkembangan industri hingga sulit di pasaran. Kalau ada, bukan dalam bentuk segar melainkan sudah berupa ikan asap.

Secara morfologis bentuk ikan baong adalah panjang dan agak pipih serta tidak bersisik. Badannya berwarna kehitam-hitaman, mempunyai sirip lemak yang berdampingan dengan sirip punggung, memanjang sampai mendekati ekor. Panjang badannya dapat mencapai kurang lebih 35 cm.

Ikan baong hidup di perairan tawar, terutama di sungai, dan lebih menyukai bagian aliran air yang tenang. Makanannya berbagai jenis organisme air seperti udang kecil, serangan air, rumput, dan makhluk kecil lainnya.

Sanggar Sari Kaya

Original Cooking from Kutai, Balikpapan, East Borneo (Kalimantan)

Bahan :
8 pisang sanggar (kepok)
100 ml santan kental
2 telur ayam, 100 g
50 g tepung terigu, diayak
3 g garam (secukupnya)
1 sdt esens pisang
25 ml gula merah cair
1 sdm margarin atau mentega, 20 g untuk mengoles
200 ml minyak goreng, untuk menggoreng.

Membuatnya :
Bersihkan dan cuci bahan-bahan yang memerlukan perlakuan demikian. Masukkan pisang kepok ke dalam pemadu (blender), tambahkan santan, telur ayam, tepung terigu, garam, esens pisang, dan cairan gula merah, haluskan.

Ambillah pinggan tahan panas, olesi dengan margarin atau mentega. Tuangkan jeladren tahap 2. Kukus hingga matang, angkat dan dinginkan.

Setelah dingin dipotong-potong serasi. Goreng hingga berwarna kecokelatan. Angkat dan tiriskan.

Untuk 6 porsi

Sumber : Selera Magazine, September 1994

Oncom Petai

Original Cooking from West Java, Indonesia

Bahan-Bahan :
200 g oncom jenis bagus
4 bawang merah, 40 g
3 siung bawang putih, 15 g
3 cabai merah, 30 g
sekerat jahe, 10 g
3 sdm minyak goreng, 30 ml, untuk menumis
100 g petai tanpa kulit
sebatang perai, 25 cm, dipotong halus
5 pucuk daun kemangi
1 sdt garam, 4 g (secukupnya)
1 sdt gula pasir, 5 g

Membuatnya :
Bersihkan dan cuci bahan-bahan yang memerlukan perlakuan demikian. Oncom dipotong-potong serasi, cuci. Bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan jahe dipotong-potong halus. Tumis hingga harum, tambahkan oncom, petai, perai dan kemangi. Bumbui dengan garam dan gula pasir. Teruskan menumis hingga matang.

Untuk 4 porsi

Selera, September 1994

Sambal Terong Asam

Original Cooking from Balikpapan, East Borneo (Kalimantan), Indonesia

Terong asam dari Kalimantan memberi rasa khas pada sambal ini

Bahan-bahan :
100 g udang windu, dibakar
75 g terung asam
15 g bawang merah
10 g bawang putih
sejumput garam
10 g gula merah
5 g terasi bakar

Membuat :
Bersihkan dan cuci bahan-bahan yang memerlukan perlakuan demikian. Udang windu bakar dipotong-potong 1/2 cm. Terung asam dipotong-potong halus. Haluskan bawang merah, bawang putih, garam, gula merah, dan terasi. Campurkan dengan udang dan terung asam, aduk rata.

Untuk 4 porsi.

Sumber : Selera, September 1994

Pais Ikan Patin

Original Cooking from Balikpapan, East Borneo (Kalimantan), Indonesia

Bahan-bahan
1 kg ikan patin
15 g bawang merah
10 g bawang putih
5 g kemiri
5 g kunyit
1 sdt garam, 4 g (secukupnya)
1 sdt bubuk merica, 3 g (secukupnya)
20 g cabai merah, buang biji, potong halus
4 tomat merah, 400 g, potong serasi
20 g belimbing sayur, dipotong serasi
daun pisang secukupnya, untuk membungkus

Membuatnya :
Bersihkan dan cuci bahan-bahan yang perlu dicuci. Ikan patin dipotong-potong serasi. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, garam, dan bubuk merica. Lumurkan pada potongan ikan patin. Ambillah daun pisang dan letakkan ikan patin berbumbu, tambahkan cabai merah, tomat dan belimbing sayur. Bungkus baik-baik dan kukus hingga matang. Panggang sejenak

Untuk 4 porsi

Sumber : Selera, September 1994

Nasi Petai Cililin

Original Cooking from Bandung, West Java, Indonesia

Bahan-bahan :
200 g udang segar, dibuang kulit
2 siung bawang putih, 10 g
2 cabai merah, 20 g
1 sdt terasi goreng, 5 g
1 sdt garam, 4 g (secukupnya)
3 sdm minyak goreng, 30 ml, untuk menumis
5 bakso sapi, 50 g, dipotong tipis
2 telur ayam, 100 g, dikocok lepas
400 g nasi putih
100 g petai muda tanpa kulit
sebatang perai, 25 cm, dipotong halus
2 sdm kecap manis, 20 ml

Membuatnya :

  • Bersihkan dan cuci bahan-bahan yang memerlukan perlakuan demikian.
  • 100 g udang dihaluskan dengan bawah putih, cabai merah, terasi, dan garam. Tumis hingga harum, masukkan sisa udang dan bakso. Teruskan menumis hingga matang, sisihkan ke tepi wajan. Masukkan telur ayam, dan aduk-aduk hingga matang, jika sudah matang, jadikan satu dengan tumisan udang.
  • Masukkan nasi, petai, perai, dan kecap manis. Teruskan menumis hingga semua bahan matang.

Untuk 2 porsi

Source : September 1994 from Selera Magazine