Entries Tagged 'Meat' ↓
November 26th, 2007 — Fruit, Meat, Rice
Original Cooking of Indonesia
Bahan :
3 sdm margarin
1 buah bawang bombay, cincang kasar
2 siung bawang putih, cincang halus
150 g babat bersih, siap pakai, iris halus
1 sdt merica bubuk
garam secukupnya
1 piring nasi (600 g)
1 sdm kecap asin
2 sdm kecap manis
2 sdm sambal botolan
2 sdm saus tomat
2 batang daun bawang, iris kasar
bawang goreng untuk taburan
Cara membuatnya :
- Panaskan margarin, tumis bawang bombay, bawang putih hingga harum.
- Masukkan babat, merica, garam dan nasi. Aduk hingga rata.
- Tambahkan kecap asin, kecap manis, sambal botol, saus tomat dan daun bawang. Aduk terus di atas api besar hingga matang. Angkat.
- Sajikan dengan taburan bawang goreng.
Untuk 2 porsi
Source : Magazine Selera, No. 5/TH.XV/MEI/1996
November 24th, 2007 — Fruit, Meat, Rice, Vegetables
Traditional Cooking from Indonesia. Selera Magazine, Indonesia. No. 5/TH.XV/MEI/1996
Bahan :
2 sdm margarin
1 buah bawang bombay, iris kasar
2 siung bawang putih, memarkan
1 sdm bumbu kari, siap pakai
200 g daging kambing cincang
1 batang wortel, serut
1 piring nasi (600 g)
1 helai daun ketumbar, iris halus
garam secukupnya
1 sdm saus tomat
1 buah nanas, belah dua, keluarkan isinya
Sambal nanas :
150 g nanas, kupas, cincang halus
4 buah cabai merah
1/2 sdt terasi bakar
1 sdt gula merah
garam secukupnya
Cara Membuat :
- Panaskan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum. Tambahkan bumbu kari, daging kambing dan wortel. Aduk-aduk hingga berubah warna.
- Masukkan nasi, daun ketumbar, garam dan saus tomat. Aduk-aduk terus di atas api besar sehingga tercampur rata dengan bahan-bahan lain. Angkat
- Sajikan nasi dalam kulit nanas, dan hidangkan dengan sambal nanas.
Untuk 2 porsi
November 23rd, 2007 — Fruit, Meat, Pasta
Original Cooking from Italy. Creation : Selera Magazine edition No. 5/TH/XV/MEI/1996, Indonesia
Sosis dililit pasta, tentu tidak hanya membuat menarik penampilannya. Rasanya pun sulit dilupakan
Bahan :
6 buah sosis sapi
150 g Spaghetti/Tagliatelle Agnesi, rebus, tiriskan
2 sdm mentega
1 siung bawang putih, cincang
Kacang polong dan keju parut, untuk taburan
Saus bolognese :
2 sdm mentega/minyak zaitun, untuk menumis
1 buah bawang bombay, cincang
1 siung bawang putih, cincang
75 g daging sapi cincang
300 g tomat, kupas, cincang
1 sdt oregano
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt pasta tomat
1/2 sdt gula pasir
garam secukupnya
100 ml kaldu
Cara membuat :
- Seka sosis dengan kertas tisu, lalu lilit dengan Spagheti/Tagliatelle Agnesi.
- Panaskan mentega/minyak zaitun, tumis bawang putih hingga harum. Taruh sosis hati-hati dalam wajan. Tutup dan kecilkan api, masak selama 10 menit. Angkat.
- Saus bolognese : panaskan mentega, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum. Masukan daging sapi cincang dan tomat, aduk hingga berubah warna. Bumbui dengan oregano, merica, pasta tomat, gula dan garam. Beri kaldu, masak hingga bahan mengental. Angkat.
- Sirami sosis dengan saus bolognese dan taburkan kacang polong. Hidangkan.
Untuk 6 orang
September 17th, 2007 — Meat
Traditional Cooking of Indonesia, Central Java
Soto ini enak deh … tapi karena perut tidak begitu cocok sama sandung lamur, jadi menggunakan daging tanpa sandung lamur ….
Bahan :
300 gram daging sapi sandung lamu, dipotong kotak
2 liter air
2 tangkai serai, dimemarkan
2 cm jahe, dimemarkan
2 cm lengkuas, dimemarkan
2 sendok makan minyak goreng untuk menumis
Bumbu halus :
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
6 butir kemiri
2 cm kunyit
1 sendok teh gula merah
1 1/4 sendok makan garam
Pelengkap :
50 gram soun, direndam
100 gram taoge pendek, diseduh
1 batang daun bawang, diiris halus
100 gram kedelai goreng
kerupuk goreng
bawang goreng
Cara membuat :
Rebus daging dengan api kecil hingga mendidih.
Sementara itu tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan serai, jahe dan lengkus. Aduk sampai layu.
Tuang tumisan bumbu ke dalam rebusan daging, masak sampai daging lunak dan kuah kental.
Tata soun dan taoge, kacang kedelai, dan daun bawang dalam mangkuk lalu siram dengan kuah panas. Taburi bawang goreng. Sajikan dengan kerupuk mi goreng
Untuk 6 porsi
Source : Khusus Pemula, Sedap, 8/II/02
August 30th, 2007 — Fish, Meat
Bahan :
150 gram daging giling
150 gram udang giling
150 gram tenggiri giling
100 gram lemak ayam, potong kecil sekali
25 gram ebi, dihaluskan
1 sdm minyak wijen
1 sdm saus tiram
1 sdm kecap ikan
1 sdt baking powder
2 sdm sagu ubi
Cara Membuat :
Aduk semua bahan jadi satu sambil diuleni dan dibanting-banting
Bentuk bulat lalu goreng hingga kecokelatan.
Sumber : Sedap Sekejap, 9/III/2002
August 17th, 2007 — Meat, Snack
Bahan :
3.500 ml air
1.500 gram tulang kaki sapi
2 batang daun bawang, dipotong-potong
2 batang daun seledri, dipotong-potong
3 kotak kaldu instan
4 sendok makan minyak goreng
Bumbu Halus :
6 siung bawang putih
2 sendok teh merica
1 sendok makan garam
Cara Membuat :
- Didihkan air, masukkan tulang kaki sapi hingga mendidih.
- Dalam wadah lain, tumis bumbu sampai harum dan matang.
- Tuang ke dalam rebusan tulang kaki.
- Tambahkan kaldu blok, daun bawang, dan daun seledri. Kuah ini dapat digunakan untuk kuah mi atau kuah bakso.
Untuk 10 porsi
Sumber : Sedap Sekejap, 9/III/2002
August 17th, 2007 — Ice, Meat
Bahan :
500 gram daging sapi segar, dibagian yang berurat
2 sendok teh garam
30 gram es batu
2 sendok makan sagu tani
2 sendok makan sagu aren
150 ml air es
3/4 sendok teh merica bubuk
2 sendok makan bawang goreng, dihaluskan
Cara Membuat :
Potong-potong daging lalu pukul-pukul.
Blender dengan menambahkan garam dan es batu.
Angkat lalu masukkan tepung sagu aren, bawang goreng. Banting-banting sambil diuleni.
Bulatkan adonan lalu rebus dalam air mendidih.
Untuk 35 butir
Sumber : Sedap Sekejap edisi 9/III/2002
August 17th, 2007 — Ice, Meat
Bahan :
500 gram daging sapi segar
1 1/4 sendok teh garam kasar
50 gram es batu
1 sendok teh poly powder (boleh tidak digunakan)
2 sendok makan sagu tani
150 ml air es
1 1/2 sendok teh merica bubuk
3 sendok makan bawang goreng, dihaluskan
Cara Membuat :
- Daging segar jangan dicuci, lalu dipotong-potong.
- Pukul-pukul daging lalu masukkan es batu. Blender hingga lembut.
- Angkat daging yang sudah lembut. Tambahkan sagu tani, garam kasar, poly powder, merica bubuk, dan air sambil diuleni dengan tangan, berputar searah.
- Masukkan bawang goreng lalu bentuk bulat atau gepeng.
- Rebus dalam air mendidih hingga terapung, angkat, sisihkan.
Untuk 52 butir
Tip :
- Bakso yang kenyal didapat dari daging yang baru saja dipotong. Umumnya daging yang dijual di pasar adalah daging yang sudah dilayukan dulu. Karena itu kalau mau sukses, lebih baik membeli langsung di pusat pemotongan hewan.
- Selanjutnya adalah pengulenan. Uleni daging agak lama untuk hasil yang baik.
- Ada bahan-bahan kimia tertentu yang dijual di toko untuk pengenyal bakso. Hanya saja kita tidak pernah tahu bahan dasarnya. Salah satunya adalah poly powder yang bisa dibeli di toko-toko yang menjual bahan kue dan masakan.
- Tanpa bahan pengenyal itu pun bakso buatan sendiri bisa cukup kenyal bila dagingnya sangat segar dan pengulenan dilakukan cukup lama.
Sumber : Sedap Sekejap, 9/III/2002
August 15th, 2007 — Fish, Ice, Meat
Pindahan dari blog yang lain 
Uppsss … fotonya hilang
Sumber : Majalah Sedap Sekejap Edisi 1/IV/2003
Bakso, merupakan makanan yang sangat populer di kalangan masyarakat kita. Hampir di setiap tempat dapat kita jumpai produk ini. Di pasar-pasar, di pinggir jalan, di pondokan, pedagang keliling sampai di pasar swalayan.
Bakso yang biasa kita kenal dikelompokkan menjadi bakso daging, bakso urat, dan bakso aci. Bakso daging dibuat dari daging yang sedikit mengandung urat, misalnya daging bagian penutup atau bagian gandik, dengan penambahan tepung yang lebih sedikit. Bakso urat terbuat dari daging yang mengandung jaringan ikat atau urat, misalnya daging iga. Bakso acin adalah bakso yang penambahan tepungnya lebih banyak dibanding dengan jumlah daging yang digunakan.
Bang, baksonya pakai boraksnya nggak ? MSG-nya banyak nggak ? Kadang-kadang pertanyaan-pertanyaan seperti ini terlontar saat konsumen membelinya. Konsumen ingin mendapatkan produk yang aman, tentunya. Memang, beberapa pedagang bakso sering menggunakan bahan tambahan pada produknya, seperti bahan pemutih, bahan pengawet, boraks, fosfat (STPP), dan tawas. Bahan pemutih yang biasa digunakan adalah Titanium dioksida. Bahan pengawet yang biasa digunakan adalah benzoat, batas penggunaannya dalam produk pangan maksimum 0,1%. Boraks berupa serbuk putih yang digunakan pada bakso untuk menghasilkan produk yang kering (kasat dan tidak lengket), bahan ini termasuk bahan kimia yang dilarang penggunaannya dalam produk pangan. Tawas digunakan dalam air perebus bakso untuk membantu mengekstrak protein daging, kelebihan STPP ini menyebabkan rasa pahit pada bakso.
Untuk menghindari konsumsi bahan tambahan yang terlalu banyak, bakso dapat dibuat sendiri di rumah dengan mengurangi atau menghindari sama sekali penggunaan bahan-bahan tersebut. Caranya mudah, simak saja tulisan berikut.
Pembuatan bakso terdiri dari tahap pemotongan daging, penggilingan daging, penghalusan daging giling sekaligus pencampuran dengan bahan pembantu dan bumbu, pencampuran dengan tepung tapioka dan sagu aren, pembentukan bola-bola dan perebusan.
Perebusan bakso dilakukan dalam dua tahap agar permukaan bakso yang dihasilkan tidak keriput dan tidak pecah akibat perubahan suhu yang terlalu cepat. Tahap pertama, bakso dipanaskan dalam panci berisi air hangat sekitar 60 derajat Celcius sampai 80 derajat Celcius, sampai bakso mengeras dan terapung. Tahap kedua, bakso direbus sampai matang dalam air mendidih.
Proses Pembuatan :
Siapkan bahan-bahan sebagai berikut :
Daging sapi 500 gr
Tepung tapioka 111,13 gr
Sagu aren 55,7 gr
Es 100 gr
Fosfat (STPP) 1 gr
Lada halus 1 gr
MSG 2,5 gr
Bawang Putih 3 siung
Garam 9 gr
Daging dipotong 10 x 5 x 5 cm.
Daging digiling dengan menggunakan grinder.
Daging gilingan dimasukkan ke dalam food processor (chopper) bersama dengan sebagaian dari es, STTP, garam, lada halus, MSG, dan bawang putih yang telah dihaluskan.
Campuran tersebut dihaluskan selama 5 menit.
Tepung tapioka, sagu aren, dan sisa es ditambahkan ke dalam food processor, dan semua campuran dihaluskan sampai halus (kurang lebih 10 menit).
Setelah halus, adonan bakso ini dibulat-bulatkan dengan menggunakan tangan dan diambil dengan sendok. Ukuran daging disesuaikan dengan selera, bisa besar, kecil, atau sedang.
Bola-bola daging yang terbentuk langsung dimasukkan ke dalam air hangat (air hangat ini belum mendidih atau sekitar suhu 60-80 nol derajat Celsius).
Bila sudah terapung dalam air, bola-bola bakso ini diangkat. Bila akan dikonsumsi langsung, bakso tersebut didinginkan sebentar, lalu direbus lagi sampai matang (sekitar 10 menit).
Bila akan disimpan, dapat disimpan direfrigerator untuk jangka waktu sebentar, atau di freezer untuk jangka waktu yang lama. Direbus kembali bila akan dikonsumsi.
TIP :
Bila tidak mempunyai grinder dan food processor di rumah, penggilingan daging dan pencampuran dengan bahan lainnya dapat dilakukan di pasar, dengan bahan-bahan yang sudah dipersiapkan sendiri dari rumah.
Bila ingin mendapatkan bakso yang lebih kenyal, gunakan daging yang baru dipotong (daging hangat) yang bisa diperoleh di pasar pada dini hari.
Perhitungan Ekonomi
Perhitungan ekonomi ini dilakukan secara sederhana dan menganggap bahwa peralatan yang digunakan sudah tersedia di rumah. Pada perhitungan ekonomi ini akan dihitung jumlah produksi perhari, dimaan kita tidak untung dan tidak rugi yang dikenal dengan istilah Break Even Point (BEP). Jadi, jika ingin mendapatkan untung maka kita harus memproduksi lebih dari nilai BEP tersebut.
PENENTUAN BIAYA TIDAK TETAP TERDIRI DARI BAHAN BAKU DAN BAHAN PENUNJANG LAIN UNTUK MEMBUAT BAKSO DARI 500 GRAM DAGING SAPI
Daging sapi 500 gr Rp. 19.500,-
Tepung tapioka Rp. 300,-
Sagu aren Rp. 150,-
Es Rp. 50,-
Fosfat (STPP) Rp. 100,-
Lada halus Rp. 25,-
MSG Rp. 50,-
Bawang Putih Rp. 50,-
Garam Rp. 25,-
Kemasan Rp. 50,-
Transport Rp. 2.000,-
Gas Rp. 1.000,-
JUMLAH Rp. 21.800,-
BIAYA TETAP (per hari)
Gaji Karyawan Rp. 10.000,-
Sewa Tempat Rp. 10.000,-
Perawatan Peralatan Rp. 5.000,-
JUMLAH Rp. 25.000,-
Dari formula di atas akan dihasilkan 810 g bakso (80 butir), dibuat dalam 4 bungkus kemasan 20 butir. Maka biaya tidak tetap untuk pembuatan satu bungkus bakso tiap kemasan adalah Rp. 21.800,- : 4 = Rp. 5.450,- dan jika 1 kemasan bakso tersebut akan kita jual dengan harga Rp. 7.000,- maka nilai BEP dapat dihitung dengan rumus berikut :
A x B = (A x C) + D
Keterangan :
A = Jumlah produksi perhari pada keadaan BEP
B = Harga jual bakso per kemasan 20 butir
C = Biaya tidak tetap untuk 1 kemasan bakso 20 butir
D = Biaya tetap perhari
A x Rp. 7.000 = (A x Rp. 5.450) + Rp. 25.000
1550 A = 25.000
A = 16 bungkus
Dengan demikian untuk mendapatkan keuntungan maka jumlah produksi bakso setiap hari harus melebihi 16 bungkus perhari, atau menggunakan lebih dari 2 kg daging sapi.
July 9th, 2007 — Bread, Meat, Vegetables
BAHAN :
500 gr daging lulur dalam (filet)
1/4 sdt pala halus
2 siung bawang putih
1/2 sdt merica halus
1 bawang bombay besar (100 gr)
5 sdm mentega atau margarin untuk menggoreng
UNTUK ADONAN BUNGKUS :
250 gr tepung terigu
2 sdm tepung terigu untuk taburan
2 sdt ragi roti (gist)
3 sdm air hangat
1 sdm mentega untuk mengoles loyang
1 kuning telur
UNTUK SAOS :
Mentega sisa menggoreng daging
2 sdm daun bawang cacah
2 sdm saos tomat dari botol
100 cc (1/2 gelas) air atau kaldu
1/2 sdt garam (jika masih perlu)
UNTUK PELENGKAP :
500 gr ubi merah rebus
250 gr jagung kecil rebus
BUAT :
- Daging diolesi dengan merica, pala halus dan garam, sisihkan.
- Bawang bombay dan bawang putih diris halus dan ditumis dalam mentega hingga layu. Masukkan daging utuh dan kecilkan api.
- Masukkan daging utuh dan kecilkan api. Masak daging sampai tingkat kematangan yang Anda sukai.
- Sementera itu ayaklah tepung dalam tempat cekung serasi, buat legokan, taruhlah ragi roti ditengahnya, bubuhkan air hangat, dan bagian yang terkena air dicampur. Biarkan 10 menit ditutup dengan serbet bersih kemudian campurkan garam dan air, adonan diuleni hingga rata dan lemas. Tutup dengan serbet kembali dan tunggu 30 menit.
- Taburi meja (atau tempat serasi) dengan 2 sdm tepung dan ratakan adonan menjadi 25 x 20 sm setebal 1/2 cm. Kini angkatlah daging dari wajan, taruh ditengah adonan dan dibungkus dengan adonan.
- Olesi sebuah loyang empat segi 30 x 30 cm dengan mentega, taruh bungkusan ditengah, bagian licin diatas, kuning telur dikocok lepas dan oleskan pada bungkusan, bakar selama 25 menit hingga kekuning-kuningan dan adonan matang.
- Sementara itu buatlah saos, sisa mentega menggoreng daging diberi daun bawang cacah, saos tomat dan air. Panaskan sejenak hingga mendidih, sisihkan.
Akhirnya tatalah daging bungkus dengan pelengkapnya, ubi rebus dan jagung rebus dan sajikan saos tersendiri.
Sumber : lupa or ga tahu